Postingan

Langkah baru

  Ujian hidup tidak akan pernah usai hingga jantung berhenti berdetak. Aku pernah begitu terpuruk, kekecewaanku terhadap masa lalu dan kekhawatiranku tentang masa depan.   Begitu sulit  melewati semua ini sendiri. Menasehati diri untuk selalu percaya bahwa apapun yang telah terjadi ia adalah takdir terbaik yang telah Allah tuliskan. Betapapun kuat keinginan menghindar darinya, tidak akan ada yang sanggup melawan apa sudah tercatat, pena telah diangkat, tinta telah mengering dan bagaimanapun kekhawatiran tentang masa depan tetap saja ia hanya sebatas rasa khawatir yang belum tentu terjadi.    Tidak ada  yang tahu pasti apa yang akan terjadi hari esok. Namun rasa khawatir sebab kesalahan masa lalu telah membunuh harapan-harapan baik. Membawaku kedalam pikiran yang dipenuhi rasa cemas yang tak berkesudahan. 

Tersadarkan

Tak terhitung jumlah hari membawaku melewati rangkaian peristiwa yang akhirnya menyadarkan apa yang aku lakukan selama ini hanyalah kesemuan, halusinasi yang jauh dari gambaran seorang penuntut ilmu. Membahas perkara cinta, pria, pernikahan yang tak pernah usai. Astaghfirullah...  Dengan siapa kita berteman akan menentukan bagaimana cara kita berfikir, bersikap, berucap, berfikir dan mengambil keputusan. Hari ini aku bertekad untuk melepaskan dan menjauhkan diri dari teman yang tidak membentuk diriku menjadi baik.  

Jadi diri sendiri

Tak perlu menjadi orang lain, tidak perlu menjadi sempurna agar orang lain memberimu cinta. Jadilah diri sendiri, tetaplah berharga meski orang memandangmu sebelah mata. Betapa orang yang berpura-pura bahagia,